Saturday, April 3, 2021

Zona 8 Day 3

Zona 8 Day 3

Bismillah.

Hari ini qodarullah saya merasa kurang sehat. Semenjak memasuki bulan terakhir kehamilan, keluhan langganan tiap hamil tua pun muncul; sakit pinggang. Dan hari ini qodarullah lebih terasa sakitnya. Semenjak malam bahkan saya tidak bisa pulas tidur, walau sudah mencoba ganti berbagai posisi; dari miring kiri dan kanan dengan diganjal bantal, posisi semi tiduran/senderan, bahkan posisi sujud.

Pagi sampai siangnya saya hanya bisa rebahan. Alhamdulillah Abi nya anak-anak bisa mengurusi kebutuhan Azkiya dan Aliyya sehingga saya bisa tenang beristirahat. Azkiya murojaah bersama saya di atas Kasur sementara saya tiduran. Murojaahnya lancar alhamdulillah. Ia lanjutkan dengan membaca iqro bersama Abi.

Bada zhuhur alhamdulillah kondisi saya agak lebih baik. Saya bisa bangkit dari Kasur dan menemani anak-anak makan dan bermain sebelum akhirnya tidur siang. Azkiya sempat membuat 2 gambar untuk saya. Pertama, ia menggambar TV di atas meja. Gambar kedua adalah metamorphosis kupu-kupu. MasyaAllah tabarokallah.




Sorenya selepas anak-anak bangun tidur, Abi mengajak mereka jalan-jalan sore naik motor untuk membeli beberapa bahan makanan. Aliyya mau ikut. Excited sekali memang kalau diajak pergi oleh Abinya. Sebaliknya, Azkiya lebih memilih di rumah. Ia senang memanfaatkan waktu ketika Aliyya tidak ada di rumah untuk bermain dengan mainan yang ia suka atau menggambar/menulis tanpa ada yang merecoki. Terkadang ia hanya minta dibacakan buku oleh saya ketika Aliyya pergi bersama Abi, karna tidak ada yang rebutan buku mana yang akan dibaca terlebih dahulu 😊

Sepulangnya dari jalan-jalan, anak-anak langsung saya kondisikan untuk sholat maghrib berjamaah. Dilanjutkan Azkiya murojaah dan membaca Iqro bersama saya. Alhamdulillah walaupun agak pilek, Azkiya masih lancar membaca iqro nya. Aliyya  melihat hasil karya Azkiya berupa gambar rumah, dan ia juga langsung ingin ikut menggambar.



Malamnya anak-anak membantu saya mengangkat jemuran. Azkiya khususnya, sedang menikmati sekali pekerjaan rumah baru baginya ini. Karna belakangan saya ajarkan ia membuka jepitan baju dari hanger (yang alhamdulillah sekarang sudah bisa diraih dari jemuran, krn tinggi badannya bertambah). Setiap kali saya mau mengangkat jemuran, pasti Azkiya akan menawarkan diri untuk membantu. Dan saya senang sekali ada yang membantu meringankan pekerjaan saya di saat pinggang lagi sakit-sakitnya.

Setelah semua jemuran bersih diletakkan di keranjang, saya coba ‘tantang’ Azkiya untuk membawanya ke dalam rumah dan meletakkannya di tempat jemuran bersih. Mengapa saya tantang? Karena cucian yang ada di keranjang cukup banyak sampai menggunung dan memang terlihat agak berat. Ternyata ia bisa, masyaAllah! Denga nagak susah payah, dia angkat keranjang tersebut dan agak berlari ke dalam rumah (karna berat, dan ingin cepat selesai). Saya ingat sesi curhat dengan fisiolog dalam workshop Pendidikan anak usia dini, bahwa anak seusia Azkiya baiknya dilatih otot bagian torso nya dengan cara mengangkat beban (yang sesuai dengan kemampuannya), bisa berupa tas belanjaan, atau keranjang jemuran. Untuk melatih ototnya di masa depan agar kuat duduk lama untuk belajar (menulis, mendengarkan dan menyimak pelajaran nanti di usia sekolah.

Setelah itu kami langsung membersihkan mainan dan kamar. Azkiya dan Aliyya sikat gigi, bak, dan mengganti pakaiannya. Azkiya kemudian melanjutkan dengan zikir malam sebelum tidur (hafalannya dengan saya, dan dzikirnya dengan Abinya). Alhamdulillah ala kulli haal.

Bintang anak-anak:

Azkiya:

Murojaah: ⭐⭐⭐

Membaca (Iqro dan latin):⭐⭐⭐

Seni (membuat gambar bebas):⭐⭐⭐

Practical life (membereskan dan meng-organize mainan, membantu menjemur pakaian): ⭐⭐⭐

Mengerjakan worksheet: -

Memasak: -

Matematika: -

Kegiatan fisik (bermain sore hari di luar rumah): ⭐⭐⭐

 

Aliyya:

Seni (mmenggambar bebas):⭐⭐⭐

Practical life (membereskan dan meng-organize mainan, menjemur pakaian):⭐⭐⭐

Memasak:-

Mengerjakan worksheet:-

Kegiatan fisik (bermain sore hari di luar rumah):⭐⭐⭐

 

 

 


Friday, April 2, 2021

Zona 8 Day 2

Zona 8 Day 2

Alhamdulillah hari Jum’at. Anak-anak bangun agak siang hari ini, karena tidur nya kemalaman. Tapi alhamdulillah ala kulli hal masih kooperatif sampai penghujung hari.

Di pagi hari seperti biasa rutinitas Azkiya adalah murojaah dan membaca iqro (sesudah olahraga, makan dan sarapan). Alhamdulillah Azkiya sudah mulai lancar membaca potongan ayat yang panjang (iqro 5), karna sebelumnya masih terbata dan terputus-putus per kata saja. Hafalannya juga lancer alhamdulillah sudah memasuki surah ad-dhuhaa.

Siangnya kami mengerjakan worksheet yang sehari sebelumnya baru saya cetak yaitu worksheet I spy. Azkiya sangat excited sekali ketika pertama kali melihatnya, apalagi bagian es krim dan hewan. Tapi justru yang ia kerjakan sampai selesai adalah yang bagian I spy alfabet. Aliyya juga ikut mengerjakan yang bagian I spy Shapes, walaupun sesekali minta ditemani.

Setelah mengerjakan worksheet kami lanjut makan siang dan kemudian tidur siang. Saya menemani anak-anak tidur siang sebentar karna saya juga merasakan nyeri di pinggang. Setelah azan ashar, saya sholat dan kemudian mendapati Aliyya sudah bangun. Karena paginya saya sudah belanja di tukang sayur langganan tapi qodarullah tidak sempat masak untuk siang, akhirnya bada ashar saya meminta Aliyya untuk membantu saya menyiapkan bahan makanan untuk dibuat sop ayam. Aliyya yang biasanya ketika baru bangun tidur kadang agak rewel, kali ini langsung berbinar matanya.

Belum juga saya keluarkan bahan masakan dari kulkas, Aliyya sudah siap dan bertanya, “mana bawang putih sama bawang merah?” Hihi, Aliyya memang semangat sekali membantu mengupas bawang!

Selesai membantu mengupas bawang, Aliyya juga membantu menyobek daun kol dan mencabuti daun bawang. Ketika berhadapan dengan tulang kol yang agak keras, ia sempat jengkel dan membuang begitu saja kolnya. Lalu saya coba tanya, “oh yang itu keras ya? Ummi bantu ya?” dan setelah itu ia pun kembali mau menyobeki lembaran kol yang lain. Dilanjutkan kemudian dengan mencuci potongan daging ayam. Aliyya awalnya sempat terlihat jijik ketika saya tawarkan untuk membantu mencucinya, namun setelah potongan ayam bersih dan sedang ditiriskan, ia justru menyentuhnya dan bermain-main dengan potongan ayam tersebut.

Tidak lama setelah itu Azkiya bangun. Aliyya pun langsung terdistraksi dan mulai main dengan Azkiya. Sambi menunggu merebus ayam, saya pun mengajak Azkiya dan Aliyya bermain dengan Styrofoam dan paku payung. Saya membuat bentuk dasar menggunakan spidol warna untuk Aliyya. Sedangkan Azkiya saya buatkan tulisan “Allah” dengan spidol juga. Awalnya ia minta dituliskan ABC, namun kebetulan saya sedang ‘nyambi’ mengikuti dauroh mengenai mengajarkan anak tauhid asma wa shifat, jadilah ABC nya saya ganti saja dengan tulisan latin “Allah”.




Kemudian mereka pun sibuk masing-masing dengan paku payung. Aliyya mencocokkan warna bentuk dasar dengan paku payungnya, begitupun Azkiya yang mengikuti garis (tracing) mencocokkan paku payung sesuai warna.

Baru sepertiga jalan, Aliyya sudah merasa bosan dan berlari keluar mencari Abinya. Sedangkan Azkiya cukup lama duduk dan mengerjakan tugasnya sampai selesai. Setelah selesai bangga sekali raut wajahnya terlihat! Dan kemudian meminta dibuatkan bentuk pelangi. MasyaAllah. Kegiatan ini berlangsung kurang lebih setengah jam untuk Azkiya.

Setelah berkegiatan dengan paku payung, kami lanjutkan bermain di luar; balap lari. Saya hitung sampai 3, kemudian Azkiya dan Aliyya mulai berlari. Sudah bias ditebak siapa yang menang, tapi disini kami hanya bersenang-senang dengan tujuan membuang sisa energi anak-anak hari itu.

Menjelang maghrib Azkiya mandi sendiri, memakai piyama sendiri, dan dilanjutkan dengan wudhu yang mana masih harus dibantu urutan wudhu nya yang benar. Setelah itu dilanjutkan dengan sholat maghrib berjamaah, hanya saya dan Azkiya. Aliyya menolak sholat maghrib (biasanya mau) karna sedang asyik bermain dengan robot-robotan kucing.

Bada maghrib Azkiya kembali murojaah dan membaca iqro bersama saya. Biasanya giliran murojaah maghrib ini dilakukan oleh Abi nya, namun qodarullah ternyata di masjid ada meeting dan Abinya diminta untuk stay dan tidak pulang lagi ke rumah sampai bada isya.

Pukul 20.00 Azkiya meminta mnegerjakan ixl. Namun karna mainan nya masih berserakan, saya mensyaratkan untuk membereskan mainnanya (dan kamarnya) terlebih dahulu. Dan sama seperti kemarin-kemarin, Azkiya meminta saya untuk ‘istirahat’ di kamar yang telah ia bereskan. Setelah beberapa saat, saya diminta dating ke ruang keluarga dan melihat ‘hasil karya’ nya, yaitu ruangan yang bersih dan mainan yang tertata rapi. MasyaAllah tabarokallah. Setelah itu kami lanjut mengerjakan ixl bagian pengurangan (substraction).

Alhamdulillah hari ini terasa lancar. Bintang anak-anak:

Azkiya:

Murojaah: ⭐⭐⭐

Membaca (Iqro dan latin): ⭐⭐⭐

Seni (membuat craft tulisan Allah):⭐⭐⭐⭐

Practical life (membereskan dan meng-organize mainan):⭐⭐⭐⭐

Mengerjakan worksheet:⭐⭐⭐

Memasak:-

Matematika:⭐⭐⭐

Kegiatan fisik (bermain sore hari di luar rumah):⭐⭐⭐

 

Aliyya:

Seni (membuat craft bentuk dasar):⭐⭐

Practical life (membereskan dan meng-organize mainan):⭐⭐

Memasak:⭐⭐⭐

Mengerjakan worksheet:⭐⭐

Kegiatan fisik (bermain sore hari di luar rumah):⭐⭐⭐

 

 


Thursday, April 1, 2021

Zona 8 Day 1

 


Zona 8 Day 1

Hari ini kami tidak mengadakan sesi belajar formal seperti biasanya karna satu dan beberapa hal. Maka rutinitas kami agak berubah. Azkiya tetap dengan murojaah dan membaca iqro nya, namun setelah itu ia bermain bebas bersama adiknya dan sesekali mengikuti saya berkegiatan.

Ketika saya masak, Aliyya turut membantu saya menyiapkan bahan makanan. Ia membantu mengupas jagung muda, bawang merah, dan bawang putih. Ketika saya menawarkan Azkiya apakah ia mau ikut membantu memasak ia menolak. Alasannya karna ia sedang asik bermain dengan puzzle gambar yang ia buat sendiri.

Aliyya antusias sekali ketika membantu saya memasak. Ia berceloteh sendiri mengenai apa yang ia lihat: Wortel warnanya orange, ini bawang merah, bawang putihnya sedikit, ini buncis, ini rambutnya jagung, dll.



Selepas maghrib (menjelang isya) setelah selesai murojaah dan membaca iqro, Azkiya dan Aliyya bermain bebas sambil menikmati camilan yang saya buat (roti isi coklat keju dan pisang). Dan sudah pasti ketika mereka bermain bebas, ruangan menjadi porak poranda -__-

Jam 8 malam adalah jadwal IXL Azkiya. Ketika jam menunjukkan pukul 19.50 saya memberika ultimatum kepada Azkiya, “Kalau mau IXL, mainannya dibereskan dulu ya!”. Lalu saya melanjutkan menyelesaikan beberapa pekerjaan saya di laptop.

Sambil sibuk di depan laptop, saya samar-samar mendengar Azkiya memandu adiknya membantunya membereskan mainan, seperti: Aliyya ambilin bloknya, taruh di kotak putih! Aliyya di sana dulu ya, mba lagi beresin yang ini. Sengaja saya tidak mengintervensi, karna tidak ada rebut atau rebutan. Saya juga tidak ingin ‘merusak suasana’ kerjasama antara kakak dan adik yang jarang sekali terjadi.

Ketika jam menunjukkan pukul 20.10 akhirnya Azkiya selesai membereskan mainannya. Ia pun memanggil saya yang sedang menghadap laptop. “Ummi lihat deh!”

Dan masyaAllah sungguh saya terkejut karna ruangan yang tadinya mirip kapal pecah, tiba-tiba menjadi rapih, bersih, dan tertata. Azkiya dengan bangga dan senyumnya yang lebar menunjukkan hasil kerja kerasnya.

“Masya Allah anak Ummi yang salihah pintarnya tanggung jawab bereskan mainan ya! Ummi senang banget! Ummi merasa terbantu sekali kalua Azkiya bias membereskan mainan setelah main! Terima kasih ya mba!” kata saya membesarkan hatinya. Saya peluk dan cium Azkiya yang masih lebar senyumnya.

Setlah itu kami mengerjakan IXL. Masih melanjutkan sesi kemarin: pengurangan. Saya tawarkan alat bantu berhitung kepada Azkiya, apakah mau menggunakan abacus atau balok kayu, dan ia memilih balok kayu.

Lalu ia mulai asyik dengan IXL nya. Ia ambil balok kayu sesuai perintah kemudian mengambilnya kembali (mengurangi) sesuai perintah. Ketika ia bias menjawab dengan benar, sungguh bangga sekali! Setelah menghabiskan waktu 20 menit mengerjakan total 28 soal pengurangan, Azkiya lanjut mengerjakan soal mengenai nama-nama bentuk geometri. Kali ini soalnya gampang, katanya. Dalam waktu 5 menit saja Azkiya sudah dapat menyelesaikan 40 soal dan mendapatkan 1 stiker dan medali! MasyaAllah. Memang ia senang sekali belajar logika menggunakan Bahasa Inggris. InsyaAllah nanti saya akan jelaskan lebih detail.

 



Maka bintang hari ini untuk Azkiya adalah:

Murojaah: ⭐⭐

Latihan membaca (Iqro dan latin): ⭐⭐⭐

Seni (membuat puzzle dan menggambar bebas): ⭐⭐⭐

Practical life (membereskan dan meng-organize mainan): ⭐⭐⭐⭐

Memasak: -

Matematika: ⭐⭐⭐

Read aloud dan bercerita: ⭐⭐

Kegiatan fisik (bermain sore hari di luar rumah): ⭐⭐⭐


InsyaAllah grafik nya akan menyusul.

 

Ujian (sekolah)

  Link download ada di bawah Salah satu mapel yang memang agak runyam -buat anak kelas 1 SD, dan terkhusus Azkiya- adalah PAM (Pendidikan An...